Kisah kejujuran pegawai rendahan Kemendikbud ini menginspirasi banget

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan pernah menceritakan satu kisah mengenai salah satu pegawai di Kementeriannya. Anies bercerita bahwa apa yang dilakukan pegawai tersebut patut dicontoh. Pasalnya, tindakan pegawai non eselon ini mencerminkan tindakan antikorupsi.
Singkat cerita, pegawai yang tidak disebutkan identitasnya ini mendapat tugas dari kementerian untuk mereparasi sebuah piano milik Kemendikbud. Ia kemudian membawa piano tua ke sebuah tempat reparasi.
Kondisi piano tersebut rusak, kendati demikian piano ini tetap bernilai mahal. Tuts piano itu terbuat dari gading yang bernilai jual tinggi. Di tempat reparasi, si pegawai bertemu dengan seorang kolektor piano.
Sang kolektor pun menawar piano tersebut seharga dua miliar rupiah. Bukan hanya itu, sang kolektor pun ingin mengganti piano itu dengan miliknya yang serupa aslinya. Bukannya menerima tawaran prestis tersebut, sang pegawai justru menolaknya.
“Saya tidak bisa, karena ini bukan punya saya. Piano ini punya negara,” tiru Anies pada pidato memperingati Hari Antikorupsi Internasional yang dikutip dari Antara, Sabtu (10/12).


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah kejujuran pegawai rendahan Kemendikbud ini menginspirasi banget"

Posting Komentar