Pria Ini Simpan Mayat Anaknya di Dalam Kulkas Selama 6 tahun. Alasan Ia Melakukan Ini Bikin Haru




Orangtua memegang peran penting dalam keluarga untuk membimbing anak. Di sini biasanya yang memegang peran penting adalah sang ibu. Selama ini, ibu kita kenal sebagai ‘malaikat’ berwujud manusia.
Dikatakan malaikat karena mereka selalu tahu persis apa yang sedang dirasakan anaknya. Mereka juga selalu berkorban untuk anak-anaknya.
 Sementara peran sang ayah, memang sering dianggap tidak begitu kuat. Padahal rasa sayang dan perhatian yang dimiliki setiap ayah juga tak kalah besarnya dengan sang ibu. Hanya saja hal itu tak disampaikan mereka secara langsung.
Seperti kisah yang datang dari seorang ayah di Kota Chongqing, Tiongkok bagian selatan.
Dilansir Tribunstyle.com, tahun 2006 silam, anak laki-laki Tian Xueming yang masih berusia 18 tahun meninggal dunia gara-gara leukimia.


Sebagai seorang ayah, Tian tentu sangat terpukul atas kepergian putranya itu.
Sebelumnya, anak keduanya yang berusia 15 tahun juga telah meninggal terlebih dahulu karena terkena penyakit heatstroke.
Kematian kedua anaknya itu terjadi dalam rentang waktu 10 tahun.
Ini jelas saja membuat hati Tian hancur. Ia ditinggal oleh dua anaknya sekaligus. Hari-harinya yang penuh keceriaan dengan kehadiran anak-anaknya langsung berubah jadi kelam.
Semakin lama, Tian tak bisa menahan rasa rindu dengan anaknya. Solusinya, ia menyimpan tubuh anaknya ke dalam freezer selama bertahun-tahun.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pria Ini Simpan Mayat Anaknya di Dalam Kulkas Selama 6 tahun. Alasan Ia Melakukan Ini Bikin Haru"

Posting Komentar