Tidak ada satu ibu di dunia ini yang rela kehilangan anaknya. Rasa sedih, menyesal, kecewa, sudah pasti mereka rasakan. Dan mungkin inilah juga yang tengah dirasakan seorang ibu di Nigeria ini. Ia kehilangan tiga anaknya sekaligus, dan ironisnya lagi saat ditemukan ketiga anaknya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Saat itu, panas matahari sedang terik-teriknya, ketiga anak Cecilia Emberga Agammbuee, yakni Terdors (10), Terna (6) dan Sulumshima (6) berenang bersama teman-temannya.
Rasa bahagia sudah pasti mereka rasakan saat itu. Hingga tibalah masa mengerikan itu.
Usai berenang, ketiga bersaudara itu pun memutuskan untuk pulang bersama teman-teman yang lainnya.
Ketiganya pulang ke rumah dengan jalan beriringan.
Setelah pulang dari berenang, anak-anaknya memutuskan untuk mengangkut air dengan menggunakan ember untuk digunakan di rumah.
Masa menyeramkan tiba..
“Ketika dalam perjalanan pulang, dua pria yang tiba-tiba muncul dari peternakan, telah memegang leher salah seorang anak saya,” kata Cecilia seperti dikutip TribunnewsBogor.com.
Kejadian ini disaksikan oleh anak-anak lainnya , dan mereka memutuskan untuk melarikan diri.
“Ketika anak-anak lain melarikan diri, dua lagi anak saya memutuskan untuk menyelamatkan adik mereka,” lanjut Cecilia.
Namun sayang, upaya membebaskan sang adik juga membuat mereka jadi korban pembunuhan oleh pria tak dikenal itu.
Menurut Cecilia, begitu mendapat kabar dari anak-anak yang bersama ketiga anaknya, suaminya bersama dengan penduduk desa langsung mengejar ke tempat kejadian.
Namun naas, mereka hanya menemukan mayat ketiga anaknya tanpa kepala.
Mayat ketiga bocah tak berdosa itu terbaring dalam keadaan berlumuran darah.
“Saya ada empat orang anak namun tiga diantaranya telah dibunuh dengan kejam. Saya hanya ditinggalkan dengan seorang anak saja. Ini menunjukkan betapa berbahayanya daerah ini,” kata Cecilia.
Diketahui, ketiga kepala anak perempuan itu digunakan untuk pemujaan ilmu hitam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " "

Posting Komentar