Produser sekaligus penulis naskah hingga lagu-lagu Musikal Laskar Pelangi, Mira Lesmana, merasa tersanjung karyanya dilirik oleh negara tetangga, Singapura, hingga diundang untuk tampil di Esplanade, Theatres on the Bay,1-2 Oktober 2011. “Yang pasti senang banget karena ini undangan dan bukan kita yang minta. Dengan antusias mereka (Head Programmer Esplanade) bilang ini musikal yang luar biasa,” ujar Mira saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2011).
Bagi Mira, kerja kerasnya selama ini justru menjadikan sebuah pengalaman yang menarik dan menantang. Menuju Singapura, persiapan tim memakan waktu satu bulan lamanya. “Untuk persiapan sudah sejak Juli setelah mendapat konfirmasi. Semua memulai dengan baik,” terangnya.
Dalam pertunjukan nanti, Mira tetap mempertahankan bahasa Indonesia dan akan memperkenalkan budaya Melayu. Ini wujud kecintaannya terhadap negeri. “Nanti kita membawa nama Indonesia dan akan mempertahankan bahasa Indonesia. Selain itu juga akan memperkenalkan kultur Melayu. Ini tetap kita pertahankan. Tapi yang tidak mengerti bahasa Indonesia akan diperbantukan dengan subtittle,” ungkapnya.
Dilanjutkan Mira,“Yang terlibat dalam drama ini 98 persen orang Indonesia. Kita juga bekerjasama dengan beberapa pemain disana. Dengan perpaduan ini kita mencoba untuk menyatukannya.”
